SELURUH GAMBAR SERTIFIKASI LEGALITAS KLINIK DE NATURE INDONESIA DAPAT KAMI INFOKAN MELALUI CHATTING WHATSAPP - LINE STANDAR PRODUK INTERNASIONAL ( ISO ) DAN NASIONAL BPOM - HALAL MU JUGA SEBAGIAN TESTIMONI KESEMBUHAN PASIEN BESERTA HASIL LABORATORIUM SETELAH KONSUMSI OBAT DE NATURE BUKTI RESI KIRIMAN LUAR NEGERI DAN DALAM NEGERI YANG BISA DICEK SECARA ONLINE SEBAGAI REFRENSI PAKET TELAH SAMPAI TUJUAN
Beranda » Anyang anyangan » Apakah Isk Bisa Punya Anak

Apakah Isk Bisa Punya Anak

Kode : -
Berat : gram
Stok :
Kondisi : Baru
Kategori : Anyang anyangan, Ciri Gonore, Ciri Sipilis, Gonore, Infeksi Saluran Kemih, Isk, Kencing Nanah, Keputihan (Fluor Albus - White Discharge - Leukorea), Klamidia ( Chlamydia ), Klinik Penyakit Kelamin, Penyakit Rajasinga, Pipis Sakit, Sifilis, Sipilis, Spesialis Penyakit Kelamin, Tanda Gonore, Tanda Sipilis
Dilihat : 58 kali
Review : Belum ada review
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.

Bagikan informasi tentang Apakah Isk Bisa Punya Anak kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Apakah Isk Bisa Punya Anak

Atas waktu luang Anda saat ini admin ingin menyampaikan info berharga perihal Apakah Isk Bisa Punya Anak, yang secara absolut jenis penyakit ini tak terlepas dari ‘pangkal sentral’ mengapa diantara kita bisa sampai terdiagnosa secara positif ketularan salah satu macam bakteri berbahaya yang ada di dunia saat ini. Oleh karena itu akan lebih baik agar mencari tahu lebih jauh lagi apa-apa saja yang dapat mengakibatkan mengapa seseorang akhirnya telah mengidap bakteri mematikan tersebut. Yuk.. Kita lihat bersama penjelasan di paragraf halaman berikut ini

Admin mempersilahkan agar Anda sekalian sudi menonton persembahan visual sepintas dari video seputar perusahaan kami De Nature Indonesia, berikut videonya…

ARTI PENYAKIT RAJASINGA ALIAS SIFILIS
Sipilis atau lazim disebut juga sebagai penyakit rajasinga ialah peradangan (infeksi) yang dipicu bakteri berbahaya yang dikenal dengan Treponema pallidum.

Sesuai apa yang telah kita pahami bersama bahwa penyakit rajasinga ialah salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang terbilang serius, malah sejumlah kasus hingga ‘meregangkan’ nyawa apabila dianggap remeh tanpa penanganan cepat dan tepat. Rata-rata peradangan (infeksi) tadi merambah dengan perantara hubungan badan terhadap seseorang yang telah ketularan, bukan saja lewat hubungan seks bakteri yang mengakibatkan penyakit rajasinga dapat pula menjalar melalui pajanan cairan tubuh orang yang terinfeksi contohnya melalui darah atau air liur yang ada ruam merah mirip sariawan. Mayoritas pergesekan langsung terjadi dapat berupa seks vaginal (lewat alat genita perempuan), anal (dubur) ataupun oral (mulut). Sejak dulu tidak terbantahkan bahwa berbagi jarum secara bergiliran bisa menjangkitkan infeksi penyakit tersebut baik terhadap peminat narkoba suntik maupun pada fans berat seni merajah tubuh seperti tato dan tindik kuping.

Menyebarnya bakteri yang menimbulkan penyakit rajasinga alias dengan nama lain sifilis berlaku juga dari seorang wanita yang sedang hamil atas fetus dalam kandungannya, menurut sumber tepercaya persentase peningkatan fenomenanya sudah agak mengkhawatirkan bagi hampir semua orang. Adapun perihal kondisi tersebut dalam dunia medis lazim disebut sifilis kongenital. Hasil kemungkinan terfatal ialah ‘kematian’ janin yang ada dalam perut kandungan berpeluang terjadi sebab pengaruh infeksi tersebut. Untuk notabene tambahan saja yaitu bakteri yang mampu menimbulkan infeksi penyakit menular seksual (PMS) tidak bakal ‘berumur’ lama berada di luar tubuh manusia alias (kemungkinan mati sendiri sangat cepat), begitupun penyakit tadi telah terbukti tidak dapat berpindah bakterinya dengan list perkara berikut ini:

  • Menggunakan ‘kamar kecil’ berbarengan dengan seseorang yang terinfeksi sipilis.
  • Berbarengan dalam pemakaian wadah makan yang sama.
  • Memakai baju atau celana secara bergantian.
  • Memakai kolam renang maupun kamar mandi yang sama.

‘Sebuah petunjuk’ awal dari sifilis ialah mulai tampak sekitar 22 hari sehabis bakteri menyusupi tubuh. Peradangan (infeksi) sifilis terbagi menjadi empat periode utama, yaitu:

Sifilis Primer
Penderita sifilis lazimnya akan mempunyai tandanya dimulai dengan pucat atau lecet di penis/vagina maupun di dalam dan bagian mulut. Lecet yang timbul berpola semacam gigitan semut namun tidak mengalami rasa sakit. Pada etape tersebut, kalau individu tadi yang tertular bersetubuh bersama individu lain, tentulah penjangkitan bakal ganyir terjadi. Luka tadi berlaku kurun waktu (empat sampai delapan) minggu. Finalnya, lesi ini akan pulih tanpa menyisakan tanda.

Sifilis Sekunder (Kedua)
Seseorang yang terinfeksi sipilis sekunder alias etape ke dua bakal mempunyai luka kemerahan selayaknya koin kecil dan biasanya bintil merah ini terlihat di tapak tangan dan telapak kaki. Tanda lain yang mungkin timbul berupa panas badan, nafsu makan menurun lumayan drastis, nyeri tenggorokan maupaun penyakit kutil kelamin. Periode ini sanggup berproses dalam waktu (tiga puluh – sembilan puluh) hari

Sipilis Laten (atau tidak kelihatan namun berpotensi kambuh)
Selepas fase sipilis sekunder, sipilis seakan-akan selesai dan tak menyebabkan ‘indikasi’ sekecilpun. Periode laten ini bisa berproses sesuai reaksi yaitu dua tahun, setelah itu terus kepada tahapan yang betul-betul ‘meluluhlantakkan’ kebugaran sang pasien dalam peradangan (infeksi) sipilis yaitu sipilis tersier.

Sifilis Tersier (Ketiga)
Sekiranya infeksi penyakit menular seksual (PMS) itu tanpa usaha pengobatan intensif, maka sakit sifilis mempunyai potensi dapat bergerak maju jadi fase akhir yaitu sifilis tersier. Di periode ini, infeksi acap kali memicu dampak yang serius terhadap jasmani seseorang. Adapun kasus kesehatan yang diperoleh karena peradangan (infeksi) terhadap periode itu ialah kebutaan, menurunnya (kemampuan berpikir, memahami bahasa, menentukan pertimbangan, kecerdasan mental), kelumpuhan, ‘penis tidak bertenaga’, gangguan pendengaran, dan malahan sampai kasus kematian andai tak diatasi semestinya

Sifilis tidak sukar merembet di stadium primer serta sekunder. Jika Anda menyadari telah ‘terserang bakteri’ sipilis, supaya segera periksakan diri ke dokter atau poliklinik (ahli sakit kemaluan) guna penetapan diagnosis terhadap sifilis. Kian awal sipilis ditanggulangi, makin sedikit kemungkinan untuk sipilis berpotensi menjadi ‘gawat’. (Apakah Isk Bisa Punya Anak)

Terapi Yang Dilakukan Untuk Sipilis
Perawatan sipilis terbilang ganyir alias gampang dilakukan bilamana ditangani lebih awal, pemulihan umumnya adalah dengan cara pakai antibiotik berupa suntikan penisilin (Penicillin G Procaine atau Procaine Benzylpenicillin), dan perlu buat dicatat harus dibawah arahan dokter ya :). Andaikan tanpa usaha pengobatan intensif, penyakit rajasinga akan menjadi penyakit yang menimbulkan efek buruk dan bisa meregang nyawa. Pesakit sifilis yang tengah dalam tahap perawatan wajib meninggalkan bersetubuh sampai infeksi dipastikan sudah positif ‘waras’

CIRI BAHWA ANDA TERJANGKIT PENYAKIT RAJASINGA
Penderita sifilis dapat dengan mudah memindahkan bakteri penyakit tersebut ‘gara-gara’ cukup lumayan di antara mereka cuma mengalami simptom (gejala) kecil akhirnya terlalai bahwa mereka sudah tertular. Tanda sifilis setahap demi setahap beralih bertepatan dengan periode penyakit rajasinga yang dirasakan.

Simptom (gejala) Bagi Sipilis Primer
Ciri secara umum pada sifilis primer yakni terjadinya ruam atau borok. Lecet itu tampak (10 hari – 12 minggu) sesudah bakteri menembus ke dalam tubuh, bintil merah tersebut kerapkali diremehkan bagi pengidap sifilis dikarenakan tidak mengalami rasa nyeri. Lecet ini beraksi ke daerah tubuh yang mana bakteri ketika pertama menyerobot, semisal di zakar, organ intim perempuan, maupun sekitar anus. Bintil Merah tadi dapat pula tampak pada bibir atau mulut, amandel, dan jari.

Perawatan lecet menyita masa kurang lebih (tiga hingga enam minggu). Setengah dari pengidap sifilis, bintil merah yang tampak semata satu tapi terdapat pula yang menghasilkan lebih dari satu ruam. Selain itu, penyakit rajasinga primer dapat pula diketahui lewat basal alias bengkak limfonodus (kelenjar) di sekitar ketiak, kelangkang paha, atau leher. Penyakit rajasinga berisiko perlahan berubah jadi jenjang sekunder apabila tidak diatasi semenjak awal. (Apakah Isk Bisa Punya Anak)

Indikasi Buat Penyakit Rajasinga Sekunder
Beberapa pekan setelah ruam ‘sirna’ artinya gejala penyakit rajasinga sekunder bakal timbul. Lecet bakal terlihat pada sekitar tubuh mana saja terlebih pada tapak kaki dan tangan. Gejala yang lain ialah uci-uci (kutil) pada faraj dan zakar, ada pengecualian bagi perempuan yaitu uci-uci (kutil) dapat tampak pada sekeliling faraj. Dan menjadi pembeda adalah kemunculan caplak (kutil) pada daerah anus lazimnya dirasakan wanita dan pria.

Tanda yang serupa dengan sakit influensa dapat pula keluar. Individu yang positif bakal menerima rasa lesu, nyeri bagian kepala, remai di engsel lutut atau siku, juga meningkatnya suhu tubuh. Tak berhenti disitu saja, pengurangan bobot badan serta kerontokan rambut mudah berlaku, kelenjar getah bening pun terjadi pembengkakan.

Indikasi-indikasi tadi sanggup aktif kisaran waktu beberapa pekan, juga bisa datang ataupun menghilang secara nonstop dalam waktu beberapa bulan ke depan. Seandainya sifilis sekunder tidak diobati dengan tepat, infeksi dapat berlanjut menjadi etape berikutnya.

Gejala Untuk Penyakit Rajasinga Laten (terselubung tetapi berkesempatan kambuh)
Di level ini bakteri tetap aktif, akan tetapi sipilis tiada memunculkan indikasi sekecilpun. Sementara 12 bulan di awal hierarki sipilis laten, peradangan (infeksi) sungguh mampu ditularkan. Selepas 2 tahun, peradangan (infeksi) bermarkas ada di dalam badan si pasien, tapi tanpa bisa berpindah bakterinya untuk orang lain kembali. Periode tersebut bisa beraksi secara menahun. Sekiranya tak ditanggulangi sesuai petunjuk, sifilis laten akan berlanjut pada sipilis tersier (level sipilis yang semakin ‘gawat’).

Tanda Terhadap Penyakit Rajasinga Tersier
Kurang lebih 30 persen penderita sipilis yang tidak diobati secara sungguh-sungguh dapat mengalami etape tersier. Gejala penyakit rajasinga tersier bermula sejak beberapa tahun sesudah peradangan (infeksi) pertama kali menggerogoti tubuh. Porsi tubuh di zona bakteri sipilis pertama masuk sehingga memberi imbas terhadap gejala yang dialami.

Pada tahapan tadi, sifilis biasanya semakin riskan juga justru menyebabkan meregang nyawa. Sipilis tersier sebagian besar terjadi resultan pada organ tubuh yang menjadi pusat peredaran darah, organ penglihatan manusia, pusat saraf, organ tubuh yang mengambil sari makanan di dalam darah dan menghasilkan empedu, urat tempat darah mengalir, tulang, serta sendi tulang. Alhasil penderita berisiko menanggung serangan otak disertai kelumpuhan (struk), penyakit jantung, atau kehilangan penglihatan akibat peradangan (infeksi) menular seksual itu. (Apakah Isk Bisa Punya Anak)

Ciri Buat Penyakit Rajasinga Kongenital
Wanita yang sedang ‘berbadan dua’ serta terinvasi penyakit rajasinga berpotensi mengikutsertakan bakteri peradangan (infeksi) kepada embrionya. Hasil ini mampu diminimalisasi misalkan sang pasien menerapkan pananganan sebelum kehamilan tiba di 4 bulan. Misalkan tak diobati dengan benar, menambah persolan baru berikut biasanya dialami:

  • Persalinan gagal alias bayi mati dalam buntingan
  • Bayi (si kecil) menghembuskan nafas terakhir tidak lama pasca dilahirkan
  • Gugur kandungan
  • Si kecil (bayi) terlahir mewarisi penyakit rajasinga
  • Bayi terlahir prematur

Bayi yang lahir ke dunia bersama kongenital sifilis masih tetap hidup, rata-rata tanpa mengalami gejala sedikitpun. Namun adanya probabilitas (kemungkinan) terbentuknya bintik kemerahan pada telapak kaki dan tangan. Simptom (gejala) yang kadang kala lamakelamaan berubah untuk anak yang lahir kedunia mewarisi sipilis, sebagai berikut:

  • Transformasi bentuk gigi
  • Pertambahan ukuran tulang yang abnormalitas
  • Ketaksempurnaan pendengaran
  • Tekek (tuli)
  • Tulang hidung yang rata

Selalu mendengarkan pendapat dari dokter maupun ahli penyakit kelamin bila anda menderita sakit rajasinga serta sedang dalam keadaan ‘berbadan dua’ 🙂

KETIDAKSESUAIAN ANTARA SIFILIS DENGAN KENCING NANAH (GONORE)
Kencing nanah (gonore) dan sifilis adalah infeksi penyakit menular seksual (PMS) dengan pemicu yang berlainan. Gonore (kencing nanah) bermula oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae kebalikannya penyakit rajasinga disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum, tanda yang diperoleh pun berbeda, ya… walaupun tidak jarang yang beranggapan sedikit ada kemiripan 🙂 . Beberapa ciri yang kebanyakan dirasakan :

PENDERITA KENCING NANAH (GONORE)

  • Perih di saat BAK (buang air kecil) diikuti menetesnya lendir mirip sperma (kehijauan) dari penis / vagina
  • Dipucuk kepala zakar mirip anyang – anyangan
  • Perut sisi bawah agak nyeri
  • Gangguan lain untuk laki – laki ialah sakit pada biji zakar, mengalami pembengkakan pada kulit penutup penis
  • Pipis nanah dan darah ada kalanya membaur serempak, cuma tidak lecet pada permukaan kelamin pria
  • Gangguan yang lain terhadap perempuan / seorang ibu : haid makin sulit, perih ketika melakukan jimak

PASIEN PENYAKIT RAJASINGA

  • Terjadi gejala adanya ruam luka pada permukaan kulit penis yang tidak gatal serta tidak nyeri
  • Lecet pada zakar melepaskan cairan agak kekuningan disertai rebuk (bernanah)
  • Ruam Luka bakal membaik dengan sendirinya tapi bakteri / kuman tersebut biasanya menjadi ganas bagi tubuh sehingga mengganggu dari dalam dan biasanya kembali hidup beberapa waktu kemudian

PENINJAUAN TES PENYAKIT RAJASINGA
Sangat dianjurkan untuk mempercepat uji kesehatan pada medikus atau balai pengobatan (pakar sakit organ intim) jikalau terdapat kemungkinan, bahwa Anda telah terinfeksi sakit sifilis. Manakala PMS (penyakit menular seksual) ditanggulangi secara sungguh-sungguh, niscaya kasus baru yang ‘gawat’ bisa dihindari sehingga potensi agar sembuh seutuhnya menjadi besar.

Pertama kali, dokter (medikus) dari balai kesehatan bakal menanyakan mengenai gejala yang saudara-saudari miliki sebelum melangsungkan pemeriksaan fisik secara merata. Khususnya pemeriksaan di seputar kelamin ataupun dubur, juru rawat pun bakal menganalisis eksistensi bintik kulit kemerahan dan juga kulit tumbuh pada gundang ‘tenggorokan’ dan mulut. Selain itu, medikus atau poliklinik (pakar penyakit kemaluan) mungkin akan merekomendasikan saudara-saudari untuk melangsungkan sejumlah pengecekan berikut ini:

Tes Darah
Selepas pemeriksaan fisik tuntas, selanjutnya dilakukan cek darah untuk diagnosis keberadaan infeksi bakteri penyakit rajasinga di dalam tubuh seseorang. Cek darah mampu melacak keberadaan zat (alias antibodi) pembersih bakteri virus yang dihasilkan oleh tubuh guna menaklukkan sipilis. Antibodi terhadap bakteri penyakit rajasinga mampu selalu eksis dalam raga seseorang secara menahun

Salah satu tes darah yang eksklusif untuk mendeteksi bakteri Treponema pallidum ialah Treponemal Antibody Test. Seseorang yang menjumpai hasil cek berupa afirmatif (alias positif), hampir pasti akan terdiagnosa memiliki penyakit menular seksual (PMS) yakni sifilis. Hanya saja tes ini dapat terus-terusan membiarkan status afirmatif (alias positif) beberapa tahun selepas PMS (penyakit menular seksual) sifilis diobati. Bagaimanapun juga, untuk memutuskan betulkah seseorang tertular sifilis saat ini atau memang sudah pada waktu lampau, tentu saja dibutuhkan penanganan susulan yang disebut RPR (Rapid Plasma Reagin). Siapa saja yang lagi menderita penyakit rajasinga bisa menunjukkan hasil Treponemal Antibody Test positif disertai RPR positif.

Infeksi penyakit rajasinga kian rawan untuk si kecil (bayi) di dalam embrio ataupun bayi yang baru saja keluar dari kandungan. Itu artinya, perempuan yang sedang ‘bunting’ diberi arahan buat menjalani cek darah terhadap sifilis. Cek tersebut lazimnya dijalani jika umur kandungan terdapat di interval (dua belas) sampai (dua puluh pekan). Manakala pengecekan penyakit menular seksual (PMS) sipilis sudah dipastikan, penanganan ataupun pengobatan sebaiknya diadakan secepatnya.

Memperhatikan Cairan Bintil merah ‘luka’ Atau Tukak
Manakala terdapat ruam ‘luka’, seorang medikus (dokter) ahli akan memakai sedikit cairan dari luka buat sampel agar diadakan pendalaman di ruang lab. Tes ini cuma boleh diterapkan terhadap sifilis primer (permulaan) ataupun sekunder (kedua), yaitu tatkala ada lecet atau tukak. Percontohan (sampel) cairan bakal menampilkan hasil benarkah terdapat infeksi ‘bakteri’ yang bisa memunculkan penyakit rajasinga.

PENGOBATAN SIFILIS DENGAN HERBAL
Adapun untuk mengobati gonore (kencing nanah), PMS (penyakit menular seksual) sipilis, kutil di daerah faraj dan zakar, clamidya, dan lain – lain, dari CV. De nature menyediakan sejumlah macam ramuan obat antibiotik alami – antivirus – antibakteri diantaranya GANGJIE – GHOSIAH – PIPECA – HABATOP ATAU HABBATUSSAUDA – KAPSUL BERSIH DARAH – BAWANG LANANG yang mampu membantu menanggulangi keluhan yang diderita. (Apakah Isk Bisa Punya Anak)

salep gatal pada kemaluan pria wanita-penis lecet luka terasa sakit

TERAPI PENYAKIT RAJASINGA ALA ANTIBIOTIK ATAU RESEP DOKTER
Penisilin (Penicillin G Procaine atau Procaine Benzylpenicillin) lumayan berfungsi dan dapat dipergunakan untuk menghilangkan PMS (penyakit menular seksual) sifilis primer ‘dini’ serta sekunder ‘kedua’. Penisilin hampir semuanya diberikan via injeksi jarum suntik, terdapat beberapa ragam antibiotik lainnya di apotek kimia farma diantaranya Tetrasiklin (Tetracycline), Eritromisin (Erythromycin), Ceftriaxon (Ceftriaxone), Doksisiklin (Doxycycline), Azithromicin (Azithromycin) yang juga cespleng memulihkan bakteri penyebab sipilis, andaikan anda yang sensitif pada penisilin

kelamin bengkak bernanah gatal vagina perih sakit setelah berhubungan

BISAKAH MINUM REBUSAN AIR PIPER BATLE (DAUN SIRIH) SESUDAH KONSUMSI OBAT APOTIK?
Pada masa pengobatan, minum air rebusan daun sirih merah tidaklah kondisi yang dilarang tanpa syarat. Akan tetapi minimnya pengetahuan seputar khasiat dan efek samping minum air tersebut terhadap terapi penanganan seyogyanya bapak/ibu sikapi dengan bijak. Untuk mengurangi efek negatif ataupun probabilitas (kemungkinan) kaitannya sama pengobatan yang bapak/ibu terapkan, disarankan Anda beri interval setidaknya 2 hingga 3 jam antara konsumsi air rebusan daun sirih hijau dengan konsumsi obat. (Apakah Isk Bisa Punya Anak)

APAKAH BOLEH MENGOLES ATAU MENGKONSUMSI BAWANG PUTIH UNTUK PENANGANAN SIFILIS?
Bawang putih cukup aman andaikan dikonsumsi dengan cara ditelan ataupun berjeniskan suplemen, namun allium sativum (bawang putih) yang belum diolah tidak disarankan untuk dilumuri tepat ke kulit sebab ada imbas yang menimbulkan gangguan cukup fatal, sepatutnya pasien tak melumurkan bawang putih ke kemaluan, alasannya kelamin termasuk tempat yang sangat peka dan lebih rawan terjadi gangguan serius. Berbagai cerita yang ada semisal melumurkan allium sativum (bawang putih) dapat membuat kelamin lebih besar atau memulihkan sifilis sampai kini belum jelas faktanya secara medis.

ADA TIDAK YA SARAN MAUPUN PANTANGAN MAKANAN TERTENTU SEMASA MENGOBATI PENYAKIT RAJASINGA
Melihat gejala yang diderita diantaranya rasa panas ketika kencing atau adanya lendir seperti sperma yang baunya agak amis, keadaan semacam itu seringkali berproses terhadap PMS (penyakit menular seksual) gonore. Peradangan (infeksi) itu dipicu pula oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Adapun penyakit rajasinga dan gonorhea tidak berkorelasi pada jenis makanan seperti makanan pedas, buah semangka, telor dll. Oleh karenanya tidak ada pantangan eksklusif dalam urusan makanan secara ilmu kedokteran. Cuma berbeda seandainya menjalani terapi tradisional dari De nature Indonesia tentu adanya sekian larangan dan rekomendasi yang dapat diaktualkan sesuai dengan petunjuk dari spesialis pengobatan tradisional perusahaan.

SELALU BERSIKAP JUJUR TENTANG APAPUN YANG TERJADI DENGAN PENDAMPING HIDUP
Tatkala bapak/ibu telah dipastikan mengidap PMS (penyakit menular seksual) sipilis, selekas mungkin utarakan pada suami/istri atau mantan pendamping hidup dari bapak/ibu agar ia bisa melangsungkan tes sekaligus memperoleh pengobatan. Semisal saudara/saudari merasa tak percaya diri buat menyinggung penyakit tadi terhadap pendamping hidup atau mantan pendamping hidup Anda, mintalah masukan pada petugas medis (dokter) maupun balai pengobatan ahli sakit alat vital. Semakin elok bagi Anda supaya mengemukakan pada suami/istri tentang penyakit menular seksual (PMS) sifilis. Tatkala penyakit ini tidak diatasi secara benar, alhasil punya potensi ‘meregangkan’ nyawa seseorang. (Apakah Isk Bisa Punya Anak)

KOMPLIKASI ‘GARA-GARA’ PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PMS) SIPILIS
Sipilis punya potensi memberi sejumlah komplikasi sekiranya diabaikan tanpa menjalani terapi sama sekali, sifilis rupanya juga mampu menaikkan dampak kedatangan segenap penyakit yang terdiri dari:

  • Sakit jaringan tubuh, seperti stroke, meningitis, disfungsi telinga untuk mendengar, gangguan organ penglihatan manusia, impotensi, dan gangguan kantong kemih.
  • Kerusakan jantung, seperti pembesaran aorta, aneurisma, masalah pembuluh darah, dan masalah katup jantung.
  • Peradangan (infeksi) orang-orang yang mengalami sipilis dan acapkali berganti-ganti partner seks yang memiliki efek terinfeksi Hiv Aids dua kali lipat dari orang biasanya.
  • Masalah ‘buntingan’ juga fetus (janin). Perempuan ‘berbadan dua’ yang mengidap sifilis bakal mengalihkan penyakit tadi kepada si kecil (bayi) yang terdapat di dalam perut kandungan.
  • Benjolan kecil atau guma, kondisi ini akan keluar terhadap permukaan kulit, tulang, serta lever atau organ lainnya.

MEMPROTEKSI DIRI DARI PENYAKIT RAJASINGA
1. Menjaga komitmen hubungan kasih yang telah terajut terhadap suami atau istri merupakan upaya efektif guna menjaga diri dari infeksi sipilis. Penggunaan kondom bisa dilakoni sebagai langkah pelindung alternatif dalam usaha menyusutkan konsekuensi penjalaran penyakit rajasinga, terutama di lingkungan wanita ‘kupu-kupu malam’. Meski begitu kondom tersebut terbatas soal menangkal perpindahan bakteri. Sifilis tetap mampu menjalar lewat seks oral , hal tersebut berlaku sewaktu mulut bersentuhan langsung dengan ruam merah (luka) pada organ intim seksual yang sudah terinfeksi. (Apakah Isk Bisa Punya Anak)

2. Amat disarankan agar menyarungkan kondom jika melakukan jimak baik secara vaginal (lewat alat vital perempuan), atau anal (dubur). Pakailah dental dam (alat pelindung seks berbentuk karet lentur) sewaktu melakoni seks oral (mulut), alat tadi berguna sebagai penghalang antara mulut dan kemaluan, sehingga perambatan virus penyakit seksual dapat dihambat.

Jauhi hubungan badan secara oral (mulut), vagina (lewat kelamin wanita), atau anal (dubur) sampai pengobatan PMS (penyakit menular seksual) sifilis telah dilaksanakan, Ini karena berpeluang bagi Anda terinfeksi kembali seandainya melakukan jimak dengan partner asmara yang mempunyai beberapa pasangan seksual atau malah saudara/saudari bisa memberikan (infeksi) peradangan terhadap orang lain.

Penyakit menular seksual (PMS) sipilis dapat pula menular tanpa harus melalui hubungan sex. Misalkan Anda penyuka narkoba suntik ataupun fans berat seni merajah anggota tubuh seperti menato dan tindik ‘alat pendengaran manusia’, maka hindarilah saling berjoin jarum suntik sama orang lain, bapak/ibu direkomendasi supaya senantiasa menggunakan jarum yang telah disterilkan.

Terimakasih telah berkenjung pada website resmi perusahaan herbal De nature indonesia dengan topik Apakah Isk Bisa Punya Anak, semoga semakin menambah pengetahuan para pembaca khususnya seputar penyakit menular seksual (PMS) gonore atau sipilis


Ditambahkan pada: 17 September 2019

Ulasan customer dinonaktifkan: Apakah Isk Bisa Punya Anak

Maaf, form ulasan customer dinonaktifkan untuk produk ini

SIDEBAR
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.