SELURUH GAMBAR SERTIFIKASI LEGALITAS KLINIK DE NATURE INDONESIA DAPAT KAMI INFOKAN MELALUI CHATTING WHATSAPP - LINE STANDAR PRODUK INTERNASIONAL ( ISO ) DAN NASIONAL BPOM - HALAL MU JUGA SEBAGIAN TESTIMONI KESEMBUHAN PASIEN BESERTA HASIL LABORATORIUM SETELAH KONSUMSI OBAT DE NATURE BUKTI RESI KIRIMAN LUAR NEGERI DAN DALAM NEGERI YANG BISA DICEK SECARA ONLINE SEBAGAI REFRENSI PAKET TELAH SAMPAI TUJUAN
Beranda » Apakah Penderita Hiv Bisa Sembuh Total Tanpa Terapi Pengobatan Arv

Apakah Penderita Hiv Bisa Sembuh Total Tanpa Terapi Pengobatan Arv

Pertanyaan seperti Apakah Penderita Hiv Bisa Sembuh Total sering saya terima disetiap acara konseling dan konsultasi HIV/AIDS. Banyak dari masyarakat kita yang masih beranggapan bahwa HIV/AIDS adalah penyakit yang mematikan sehingga pengobatan apapun akan sia-sia.

HIV bukan lagi penyakit mematikan yang tidak ada obatnya. Jika orang mengetahui status HIV-nya sejak dini , mereka bisa mengikuti program pengobatan ARV secara gratis dari pemerintah maupun mencari herbal sebagai  obat alternatif lain.

Herbal adalah pengobatan untuk perawatan infeksi oleh retrovirus terutama HIV. Herbal bekerja dengan cara menekan perkembangan virus yang ada didalam tubuh. Selain itu  herbal juga dikenal lebih sedikit efek samping dan kaya akan nutrisi gizi sehingga mempercepat peningkatan cd4 dan cd8.

Apakah Penderita HIV Bisa Sembuh

Orang normal kadar CD4 akan dipertahankan di atas 800 atau bahak di atas 1200. Pada orang dengan HIV biasanya kadar CD4 akan turun di bawah 600 atau bahkan di bawah 200 atau bahkan sangat-sangat rendah sekali. Hal ini akan berdampak terhadap sistem imunitas tubuhnya. Pertahanan orang menderita HIV akan sangat buruk jika tidak dikontrol dengan pengobatan. Hingga dalam perjalanan sakitnya oang tersebut akan mengalami berbagai jenis infeksi  secra bersamaan. Misalnya

  1. Paru-paru
  2. TBC
  3. Orang dengan HIV akan mengalami diare yang kronis > 4minggu
  4. Jamur lidah,mulut dan tenggorokan
  5. Penurunan berat badan secara drastis tanpa diketahui penyebabnya

KLIK : Cara Mengobati Hiv Dan Aids Sejak Dini Untuk Tahap Awal

Banyak kalangan masyarakat yang belum tahu tentang manfaat pengobatan HIV sejak dini. Dampaknya, stigma masyarakat tentang HIV/AIDS belum dapat terkikis. Tidak hanya masyarakat, para pengidap HIV pun banyak yang masih belum tahu tentang ini. Akibatnya, mereka tidak berani untuk mengungkapkan kondisi mereka meski hanya untuk sekedar berkonsultasi. Secara medis penggunaan kata sembuh untuk penderita HIV adalah pemilihan maksud kata yang kurang pas. Penderita HIV hingga saat ini belum ditemukan cara untuk menyembuhkannya secara total, tetapi hingga saat ini baru tersedia obat untuk mengontrol kondisi HIV tersebut.

Mengonsumsi obat ARV secara tepat setiap hari dapat mencegah atau memperlambat perburukan menjadi AIDS. Selama pengobatan, kadar virus HIV dan CD4 dalam tubuh akan terus dipantau untuk melihat respon pengobatan. Kadar CD4 ini dapat diperiksa setiap 3 sampai 6 bulan. Sementara itu, kadar virus HIV dapat diperiksa saat awal pengobatan dan selanjutnya setiap 3 sampai 4 bulan selama pengobatan HIV dilakukan. Pengobatan diharapkan dapat menurunkan kadar virus HIV, hingga tidak dapat terdeteksi. Bila kadarnya sudah tidak terdeteksi dalam pemeriksaan, maka risiko penularan HIV kepada orang lain bisa lebih berkurang. Dapat dikatakan HIV/AIDS belum dapat disembuhkan secara total. Namun dengan perkembangan teknologi kedokteran, pengobatan HIV tetap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pengidap HIV.

Perawatan dan pengobatan yang dijalani oleh para pasien HIV memang tidak bertujuan untuk menyembuhkan total tubuh mereka dari virus tersebut. Namun metode ini dilakukan agar tubuh penderita tetap fit menjalani aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu jawaban dari pertanyaan HIV bisa sembuh dengan sendirinya secara total belum dapat dipastikan karena para peneliti pun masih dalam tahap mengembangkan obatnya. Mengapa demikian? HIV memiliki kemampuan untuk menyembunyikan diri di dalam sel tubuh yang obat pun tidak dapat mencapainya, alias tidak dapat terdeteksi. Semasa siklus hidup HIV, virus menggabungkan dirinya ke dalam DNA sel inangnya. Terapi antiretroviral memang dapat menghentikan virus baru yang mungkin berasal dari infeksi sel baru. Akan tetapi metode ini tidak dapat menghilangkan DNA virus dari sel inang sepenuhnya. Sel inang mungkin dapat dibunuh oleh infeksi atau mati seiring bertambahnya usia. Namun masih ada beberapa sel yang hidup untuk waktu yang cukup lama di dalam tubuh.

Virus HIV hingga saat ini (jika sudah menginfeksi/masuk ke dalam tubuh seseorang) belum dapat dimusnahkan dari tubuh. Hal ini berbeda dengan infeksi virus lainnya, misalnya setelah kita terserang flu maka dalam beberapa hari kita akan mengalami kesembuhan dan virus terbasmi dari tubuh secara total. Namun pada HIV tidak demikian. Virus HIV akan tetap berada di dalam tubuh. Kondisi ini disebut dengan kronik. Hal yang perlu dilakukan adalah mengontrol aktivitas virus tersebut di dalam tubuh.

“Tolong teman-teman ODHA harus terus minum obat. HIV dan TBC mirip, itu harus terus minumnya. Tidak boleh berhenti. Kalau dia minum obat terus, tentu teman-teman akan menjadi terapi produktif. Ini yang perlu kita pertahankan. Dengan mengonsumsi obat ini, para pengidap HIV akan dapat mempertahankan hidup dan terus berkarya layaknya orang normal.

Orang yang sudah terinfeksi akan terus memiliki virus HIV seumur hidupnya. Dengan begitu, pengobatan HIV pada orang dengan HIV/ AIDS (ODHA) juga harus dilakukan seumur hidup. Sayangnya, hingga kini belum ada pengobatan yang benar-benar dapat menghilangkan virus HIV dari dalam tubuh. Pengobatan HIV yang digunakan yaitu antiretroviral (ARV), terdiri dari beberapa jenis. ARV yang berfungsi untuk menghambat perkembangan virus, meningkatkan kualitas hidup pengidap HIV, serta menurunkan risiko penularan.

Penyakit AIDS sendiri merupakan tahap akhir dari perjalanan penyakit HIV. Perkembangan penyakit HIV dari awal hingga mencapai AIDS dapat berlangsung selama 10 tahun, bahkan lebih atau kurang. Bisa dikatakan Penyebab AIDS sendiri adalah virus HIV. Keparahan penyakit HIV juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya genetik, kondisi kesehatan sebelum terinfeksi, jumlah virus HIV dalam tubuh, kecepatan diagnosis HIV, pola hidup, dan kepatuhan dalam melakukan pengobatan. Individu yang sudah mengalami AIDS akan memiliki sistem kekebalan tubuh yang sangat buruk, sehingga mudah terkena penyakit oportunistik, yaitu infeksi yang pada individu normal (tanpa HIV) sebenarnya tidak menyebabkan penyakit. Bila seseorang telah terdeteksi terinfeksi HIV, maka pengobatan harus segera dilakukan untuk menghindari kondisi yang semakin buruk.

Apakah Penderita HIV Bisa Sembuh

Jika Anda memilih untuk melakukan pengobatan Herbal, maka Anda harus konsultasi terlebih dulu. Perbanyaklah bertanya mengenai kandungan,bahan,fungsi dan sertifikasi mengenai obat herbal tersebut. Dibawah ini adalah beberapa Herbal yang kami rekomendasikan untuk pengobatan HIV/ AIDS

Obat Hiv Herbal

Obat Hiv Aids Herbal Tanpa Efek Samping & Tanpa Arv Resep Dokter Apotik

  • Sambiloto memiliki ciri khas rasa pahit. Mengandung Andrographolide dan Panicolin yang spesifik. Memiliki Fungsi utama untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Makanya di Amerika Serikat, sambiloto sudah dipatenkan sebagai obat penyakit AIDS.
  • Habatop berbahan habbatussauda atau jintan hitam.Rasulullah Saw bersabda: “Gunakanlah Al Habbatussaudaâ, karena di dalamnya terdapat obat untuk segala macam penyakit kecuali as Sam [maut].” [HR Shahih Bukhari dan Muslim]. Fungsinya adalah untuk Menguatkan sistem kekebalan, karena mampu meningkatkan rasio sel T positif dan negatif menjadi 55 persen dengan 30 aktivitas pembunuh sel alamiah.Dengan demikian habbatussauda dapat dijadikan obat untuk penyakit yang menyerang kekebalan tubuh seperti AIDS dan kanker.
  • Gangjie berbahan dasar dari campuran sambiloto,kumis kucing dan alang-alang. Khasiat tanaman tersebut untuk mengobati demam, letih, membersihkan saluran kemih,menjaga stamina dan meningkatkan iminitas tubuh pada ODHA.

Demikian penjelasan mengenai Apakah Penderita HIV Bisa Sembuh. Mudah-mudahan bisa menjadi jawaban yang memuaskan dan bisa menjadi acuan dalam pengambilan keputusan  Penanganan HIV yang sedang Anda alami saat ini. Salam Sehat DeNature. Teruslah berdoa dan berusaha. Jangan lupa bahagia. We Do Because We Care.

Bagikan informasi tentang Apakah Penderita Hiv Bisa Sembuh Total Tanpa Terapi Pengobatan Arv kepada teman atau kerabat Anda.

Apakah Penderita Hiv Bisa Sembuh Total Tanpa Terapi Pengobatan Arv | PAKAR HERBAL

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
SIDEBAR
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.