SELURUH GAMBAR SERTIFIKASI LEGALITAS KLINIK DE NATURE INDONESIA DAPAT KAMI INFOKAN MELALUI CHATTING WHATSAPP - LINE STANDAR PRODUK INTERNASIONAL ( ISO ) DAN NASIONAL BPOM - HALAL MU JUGA SEBAGIAN TESTIMONI KESEMBUHAN PASIEN BESERTA HASIL LABORATORIUM SETELAH KONSUMSI OBAT DE NATURE BUKTI RESI KIRIMAN LUAR NEGERI DAN DALAM NEGERI YANG BISA DICEK SECARA ONLINE SEBAGAI REFRENSI PAKET TELAH SAMPAI TUJUAN
Beranda » Anyang anyangan » Tanya Jawab Isk

Tanya Jawab Isk

Kode : -
Berat : gram
Stok :
Kondisi : Baru
Kategori : Anyang anyangan, Ciri Gonore, Ciri Sipilis, Gonore, Infeksi Saluran Kemih, Isk, Kencing Nanah, Keputihan (Fluor Albus - White Discharge - Leukorea), Klamidia ( Chlamydia ), Klinik Penyakit Kelamin, Penyakit Rajasinga, Pipis Sakit, Sifilis, Sipilis, Spesialis Penyakit Kelamin, Tanda Gonore, Tanda Sipilis
Dilihat : 116 kali
Review : Belum ada review
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.

Bagikan informasi tentang Tanya Jawab Isk kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Tanya Jawab Isk

Selaras dengan judul pada segmen artikel hari ini, yaitu Tanya Jawab Isk, yang secara prinsipil jenis penyakit ini tak luput dari ‘poin khusus’ kenapa tubuh Anda bisa dinyatakan secara akurat bahwa telah terkena salah satu macam bakteri berbahaya yang ada di dataran planet tempat kita tinggal saat ini. Oleh karena itu akan lebih baik agar mempelajari lebih jauh lagi apa-apa saja yang dapat mengakibatkan mengapa seseorang akhirnya telah terserang bakteri mematikan tersebut. Yuk.. Kita simak bersama penjelasan pada paragraf halaman berikut ini

Saya bermohon kiranya meluangkan waktu untuk Anda sekalian bersedia menyaksikan visualisasi ‘sebentar’ dari video mengenai perusahaan kami De Nature Indonesia, berikut videonya…

BERBICARA MENGENAI PENYAKIT KEMALUAN BERNANAH YAITU PENYAKIT RAJASINGA ALIAS SIFILIS
Penyakit IMS sifilis atau sebutan lainnya penyakit rajasinga ialah infeksi yang dipicu bakteri berbahaya yaitu Treponema pallidum.

Kita telah memahami bahwa sipilis termasuk salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang terbilang membahayakan, bahkan sebagian kasus hingga ‘meregangkan’ nyawa sewaktu diabaikan tanpa menjalani terapi sama sekali. Kebanyakan peradangan (infeksi) ini menyebar lewat hubungan seks pada orang yang terkena secara positif, bukan saja melalui hubungan badan bakteri penyebab infeksi PMS (penyakit menular seksual) dapat pula menyebar melalui paparan cairan tubuh pengidapnya seperti melalui darah atau air liur yang terdapat ruam merah mirip sariawan. Adapun pergesekan langsung terjadi ala seks vaginal (lewat faraj perempuan), anal (anus) ataupun oral (mulut). Sejauh ini terbukti bahwa menggunakan jarum secara ‘estafet’ mampu menularkan infeksi penyakit tersebut baik bagi ‘pemuja’ narkoba suntik maupun pada fans berat seni merajah tubuh seperti tato dan tindik telinga.

Tumbuhnya bakteri sipilis atau penyakit rajasinga rupanya juga berlangsung dari seorang ibu yang masih ‘bunting’ terhadap bayi dalam kandungannya, menurut sumber tepercaya angka lonjakan peristiwanya sudah agak mencengangkan bagi hampir semua orang. Adapun tentang fase ini dalam istilah kedokteran disebut sipilis kongenital. Imbas kemungkinan terburuk adalah meninggalnya calon bayi yang ada dalam perut kandungan dapat terjadi disebabkan pengaruh infeksi ini. Untuk notabene tambahan saja yaitu bakteri yang mampu mengakibatkan infeksi penyakit menular seksual (PMS) tidak bisa ‘bertahan’ lama berada di luar tubuh manusia alias (kemungkinan lenyap begitu saja gampang sekali), selain itu penyakit ini telah terbukti tidak bisa ditularkan dengan metode di bawah ini:

  • Menggunakan ‘bilik air’ bersamaan dengan seseorang yang terkena rajasinga.
  • Bercampur dalam pemakaian alat makan yang sama.
  • Memakai baju atau celana yang sama.
  • Berbagi tempat renang maupun kamar mandi yang sama.

‘Beberapa sinyalemen’ dini dari sipilis ialah mulai tampak kira-kira 22 hari sesudah bakteri menyerang tubuh. Peradangan (infeksi) sipilis digolongkan menjadi empat hierarki utama, seperti:

Sipilis Primer (Awal)
Orang yang ketularan sipilis lazimnya bakal mempunyai simptom (gejala) yang didahului dengan pucat atau bintil-bintil merah pada alat kemaluan maupun di dalam dan area mulut. Lecet yang nongol berbentuk kaya gigitan lebah akan tetapi tidak membuat rasa nyeri. Di periode tersebut, manakala orang yang secara konkret memiliki bakteri kemudian melakukan kontak kemaluan bersama individu lain, tentu saja penjalaran bakal mudah terjadi. Lecet tersebut terjadi dalam waktu (tiga puluh sampai enam puluh) hari. Finalnya, lesi tersebut akan pulih tanpa meninggalkan tanda.

Penyakit Rajasinga Sekunder
Penderita sifilis sekunder atau tahapan ke dua akan mempunyai ruam merah selayaknya koin kecil dan biasanya ruam tersebut keluar di telapak tangan lalu tapak kaki. Tanda lain yang suka timbul ialah demam, semangat menyantap makanan menurun begitu saja, masalah tenggorokan juga penyakit ketuat kelamin (bahasa melayu). Etape itu akan berproses selama 1 sampai 3 bulan

Sifilis Laten (alias tersembunyi akan tetapi berkesempatan eksis)
Sesudah periode sipilis sekunder, sifilis bagaikan ‘pergi’ begitu saja dan tiada mengeluarkan ciri sedikitpun. Periode laten itu bisa berproses kurang lebih (dua puluh empat) bulan, lalu kemudian berangsur kepada level yang kian ‘mengikis’ kebugaran si pengidap dalam infeksi penyakit rajasinga yaitu sifilis tersier.

Penyakit Rajasinga Tersier
Semisal peradangan (infeksi) PMS (penyakit menular seksual) tersebut tak ditindaklanjuti dengan sungguh-sungguh, maka sakit sifilis bisa berpindah ke fase akhir bernama sipilis tersier. Pada fase itu, peradangan (infeksi) suka membentuk efek yang destruktif (bersifat merusak) terhadap jasmani seseorang. Sejumlah impak dari infeksi pada fase tersebut seperti kebutaan, masalah fungsi kerja otak, kelumpuhan, ‘penis loyo’, masalah pendengaran, dan bahkan hingga merenggut nyawa seseorang andaikan tidak ditanggulangi dengan benar

Penyakit Rajasinga lebih ganyir berpindah bakteri selama tahap primer juga sekunder. Bilamana seseorang mendapati adanya infeksi sifilis, kiranya untuk bergegas memeriksakan diri kepada dokter atau balai kesehatan (ahli penyakit kemaluan) demi memastikan diagnosis atas sipilis. Makin cepat penyakit rajasinga ditindaklanjuti, makin sedikit kemungkinan untuk sifilis menjelma menjadi parah. (Tanya Jawab Isk)

Pemulihan Yang Dijalani Pada Sifilis
Terapi infeksi PMS (penyakit menular seksual) amat ganyir alias mudah dilakukan semisal ditanggulangi sesuai arahan, perawatan umumnya yaitu dengan memanfaatkan antibiotik berupa injeksi penisilin (Penicillin G Procaine atau Procaine Benzylpenicillin), juga perlu buat diingat wajib dibawah arahan dokter ya :). Semisal tanpa pengobatan, sifilis berpeluang sebagai penyakit yang sangat serius dan hingga berakhir kepada kematian. Pengidap PMS (penyakit menular seksual) yang masih dalam periode penyembuhan wajib menghindari hubungan intim sampai peradangan (infeksi) dinggap sudah positif ‘waras’

SIMPTOM (gejala) BAHWA SESEORANG TERJANGKIT PENYAKIT RAJASINGA
Orang yang terjangkit rajasinga ternyata tidak susah menjangkitkan ‘partikel jahat’ penyakit tadi ‘gara-gara’ cukup lumayan di antara mereka sebatas menjumpai indikasi-indikasi ringan sehingga lengah kalau mereka sudah terinfeks. Indikasi infeksi PMS (penyakit menular seksual) sedikit demi sedikit berganti sebanding atas stadium sifilis yang dialami.

Indikator Pada Sipilis Primer
Tanda dominannya atas sifilis primer yaitu nongolnya ruam atau tukak. Ruam ini muncul (10 hari – 12 minggu) pasca bakteri menerjang ke dalam tubuh, luka tersebut kadang-kadang diremehkan sama pesakit rajasinga lantaran tiada membuat rasa nyeri. Bintil merah ini bertambah seiring waktu ke seputar anggota tubuh yang mana bakteri saat pertama menyerobot, semisal terhadap alat vital pria, organ intim wanita, ataupun seputar dubur. Bintil Merah tersebut dapat pula tampak pada bibir atau mulut, amandel, dan jari.

Terapi bintil merah memakan durasi sekitar (3 sampai 6 minggu). Tidak semua pasien rajasinga, luka yang terjadi hanya satu tapi ada juga yang menghasilkan tak kurang dari satu ruam. Selain itu, sifilis primer dapat pula dicirikan dari pembengkakan limfonodus (kelenjar) di wilayah ‘ketek’, selangkang paha, maupun leher. Sipilis berisiko beralih jadi stadium kedua andai tidak ditindaklanjuti sedari awal. (Tanya Jawab Isk)

Tanda Pada Penyakit Rajasinga Sekunder
Beberapa pekan selepas luka ‘raib’ maka indikasi penyakit rajasinga sekunder akan timbul. Luka berpeluang timbul pada sekitar tubuh manapun terutama pada telapak tangan dan kaki. Indikator lainnya yakni kutil di faraj dan zakar, khusus untuk perempuan adalah uci-uci (kutil) akan tampak di sekitar vagina. Sebaliknya keberadaan semisal tonjolan daging di bagian dubur dapat dialami wanita dan pria.

Tanda yang hampir sama dengan penyakit influensa dapat pula nongol. Pengidap bakal menjumpai rasa lemas, nyeri area kepala, linu di sekeri (persendian) siku atau lutut, serta meriang. Lebih dari itu rupanya penyusutan berat tubuh serta alopesia (kebotakan) rambut mudah terjadi, glandula (kelenjar) yang memancurkan cairan getah bening terbaur ke dalam darah dan jaringan tubuh juga mengalami basal (pembengkakan).

Ciri-ciri tadi dapat terjadi hingga beberapa minggu, serta akan menampakkan eksistensinya dan tak terlihat secara bertukas-tukas (berulangkali) dalam waktu beberapa bulan kemudian. Apabila penyakit rajasinga sekunder tak ditanggulangi sesuai arahan, peradangan (infeksi) dapat berlanjut ke stadium berikutnya.

Indikasi Buat Sifilis Laten (tidak ketahuan tetapi berpotensi eksis)
Di etape itu bakteri tidak kemana-mana alias eksis, cuma sipilis tanpa membuahkan gejala apa pun. Sepanjang 1 tahun permulaan jenjang sifilis laten, infeksi sungguh mampu berpindah bakterinya. Sehabis dua tahun, peradangan (infeksi) bersarang ada di dalam tubuh, namun tidak bisa dijangkitkan terhadap individu lain secara berulang. Jenjang ini mampu bertahan dari tahun ke tahun lamanya. Jika tak ditanggulangi secara benar, sipilis laten akan berlanjut menjadi sipilis tersier (tahapan penyakit rajasinga yang kian ‘gawat’).

Indikasi Buat Sifilis Tersier
Bukan tidak mungkin cuma sebagian kecil dari pasien yang memahami ternyata (tiga puluh persen) penderita sifilis yang tidak ditanggulangi dengan sungguh-sungguh bakal menderita etape tersier. Gejala penyakit rajasinga tersier dimulai beberapa tahun sehabis peradangan (infeksi) pertama kali menyebari badan si pasien. Unit tubuh di sekitaran bakteri penyakit rajasinga awal mula merasuk ke dalam sehingga mempengaruhi keluhan yang dihadapi.

Di starata ini, penyakit rajasinga bakal kian parah juga malah sampai berakibat merenggut nyawa seseorang. Sifilis tersier dominannya terjadi resultan terhadap jantung, indra penglihatan, otak, hati, pembuluh darah, tulang, dan sendi-sendi. Kesimpulannya pasien bisa terjadi serangan otak disertai kelumpuhan (struk), sakit jantung, maupun kehilangan penglihatan disebabkan infeksi menular seksual itu. (Tanya Jawab Isk)

Indikator Untuk Penyakit Rajasinga Kongenital
Ibu yang masih ‘berbadan dua’ kemudian terserang penyakit rajasinga punya potensi mempertemukan bakteri peradangan (infeksi) pada embrionya. Konsekuensi tadi dapat dibatasi jikalau sang wanita ditanggulangi sesuai arahan sebelum kehamilan genap 4 bulan. Kalau saja tidak diatasi sesuai petunjuk, komplikasi sejenis ini bisa dialami:

  • Melahirkan meninggal alias bayi mati dalam kandungan
  • Maut menjemput sang bayi tidak lama pasca terlahir ke dunia
  • Abortus (keguguran)
  • Bayi terlahir bersama sipilis
  • Si kecil (bayi) lahir sebelum waktunya (prematur)

Si kecil (bayi) yang lahir ke dunia bersama kongenital penyakit rajasinga masih tetap hidup, secara umum tanpa menemui indikasi semata. Tapi adanya kemungkinan keluarnya ruam pada telapak kaki serta tangan. Gejala yang berpotensi berkembang pada anak yang lahir kedunia bersama penyakit rajasinga, ialah:

  • Deformasi gigi
  • Perkembangan tulang yang mengalami kelainan
  • Kelainan pendengaran
  • Tunarungu
  • Bentuk alat penciuman manusia yang permukaannya tak berjendul

Selalu mendengarkan pendapat dari dokter atau ahli penyakit kelamin andaikan seorang perempuan tertular penyakit sifilis dan tengah dalam kondisi hamil 🙂

PERBANDINGAN ANTARA PENYAKIT RAJASINGA DAN KENCING NANAH (GONORE)
Gonore (kencing nanah) dan sifilis bagian dari infeksi PMS (penyakit menular seksual) dengan pemicu yang berlainan. Gonore (kencing nanah) muncul lantaran oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae kebalikannya sifilis muncul lantaran oleh bakteri Treponema pallidum, efek buruk yang didapat pun tidak sama, ya… meskipun tidak sedikit yang berpendapat agak persis 🙂 . Berikut keluhan yang rata-rata dialami :

PASIEN KENCING NANAH (GONORE)

  • Perih di saat buang air kecil (BAK) dibarengi adanya cairan mirip sperma (putih kekuningan) dari muara penis
  • Diujung kepala organ intim laki-laki kaya anyang – anyangan
  • Perut sisi bawah berasa nyeri
  • Masalah lain pada pria semisal sakit pada testis, mengalami basal (pembengkakan) pada kulit penutup penis
  • Pipis nanah dan darah terkadang bersamaan serentak, hanya saja tiada lecet pada permukaan zakar
  • Masalah yang lain terhadap wanita / seorang istri : datang bulang kian berat, sakit apabila bersetubuh

INDIVIDU YANG TERJANGKIT PENYAKIT RAJASINGA

  • Terlihat keluhan adanya lecet bagian luar kulit alat vital pria yang tidak gatal juga tak nyeri
  • Ruam Luka pada kemaluan laki-laki mengalirkan lendir sedikit kuning disertai rebuk (bernanah)
  • Lecet kemungkinan akan mendingan dengan sendirinya cukup mudah akan tetapi basil (kuman) itu akan menjadi ‘garang’ bagi tubuh manusia sehingga mengganggu dari dalam serta biasanya kembali eksis pada waktu yang akan datang

PEMBUKTIAN STATUS INFEKSI PMS (PENYAKIT MENULAR SEKSUAL)
Pastikan secara cepat dan tepat dari seorang medikus atau balai kesehatan (ahli sakit kemaluan) bila ada probabilitas (kemungkinan), ternyata salah satu dari saudara/saudari telah terjangkit PMS (penyakit menular seksual). Tatkala PMS (penyakit menular seksual) diobati sesuai petunjuk, pastinya kasus baru yang ‘genting’ akan terhindarkan sehingga ambisi supaya sehat seutuhnya kian besar.

Sebagai pendahuluan, seorang medikus (dokter) dari poliklinik akan memberikan pertanyaan seputar simptom (gejala) yang bapak/ibu derita sebelum mengadakan pengetesan kondisi tubuh secara utuh. Terlebih pengontrolan pada daerah kemaluan serta dubur, petugas medis juga akan menganalisis eksistensi kulit berbintik merah ataupun kulit timbul pada tenggorokan dan mulut. Demikian pula, dokter atau balai kesehatan (ahli penyakit alat vital) biasanya bakal mengajak saudara-saudari supaya melakukan sejumlah pengujian di bawah ini:

Cek Darah
Pasca penanganan kondisi badan tuntas, lalu dilakukan tes darah demi membuktikan keberadaan infeksi sifilis di dalam tubuh anda. Cek darah bisa mengetahui eksistensi antibodi yang diproduksi oleh tubuh untuk memberantas sipilis. Benteng pertahanan (antibodi) bagi bakteri penyakit menular seksual (PMS) mampu terus-menerus ada dalam tubuh manusia sekitar beberapa tahun lamanya

Diantara tes darah yang tertentu guna melacak bakteri Treponema pallidum adalah Treponemal Antibody Test. Orang dengan status tes berupa positif, hampir niscaya akan tervonis terinfeksi sipilis. Namun cek ini bisa senantiasa membiarkan status afirmatif (alias positif) bertahun-tahun sesudah penyakit rajasinga ditangani. Walhasil, agar bisa meyakinkan benarkah seseorang memiliki PMS (penyakit menular seksual) sipilis sekarang ini atau memang sudah pada saat dahulu, pastinya diperlukan pengujian ekstra yang diistilahkan RPR (Rapid Plasma Reagin). Seseorang yang tengah terinfeksi sipilis bisa memperlihatkan hasil Treponemal Antibody Test positif disertai RPR positif.

Peradangan atau infeksi sifilis terbukti rawan terhadap bayi di dalam fetus (janin) atau bayi yang barusan lahir. Maka dari itu, perempuan yang tengah ‘berbadan dua’ diimbau supaya melangsungkan cek darah pada PMS (penyakit menular seksual) sipilis. Pengujian ini kebanyakan dimulai ketika usia kandungan berada di jarak 12 – 20 minggu. Semisal hasil pengujian sipilis telah ditentukan, terapi atau penyembuhan alangkah baiknya dilakoni secepat mungkin.

Meneliti Cairan Luka Atau Tukak
Tatkala terdapat ruam ‘luka’, dokter (medikus) spesialis biasanya menampung sedikit cairan dari luka buat percontohan (sampel) agar diproses di ruang lab. Penelitian itu sebatas dapat diejawantahkan buat sifilis primer (dini) atau sekunder (kedua), ialah sewaktu adanya luka ataupun tukak. Percontohan (sampel) cairan bakal menghasilkan data betulkah ada bakteri yang bisa mendatangkan penyakit rajasinga.

PEMULIHAN SIPILIS DENGAN HERBAL
Adapun untuk mengobati gonore (kencing nanah), penyakit menular seksual (PMS) sifilis, Condyloma Acuminatum (Genital Warts) atau kutil kelamin, clamidya, dan lain – lain, dari Klinik De nature menyediakan beberapa jenis resep obat antibiotik alami – antivirus – antibakteri diantaranya GANGJIE – GHOSIAH – PIPECA – HABATOP ATAU HABBATUSSAUDA – KAPSUL BERSIH DARAH – BAWANG LANANG yang bisa membantu menghilangkan keluhan yang dialami. (Tanya Jawab Isk)

cara menghilangkan gatal pada kemaluan pria secara alami-agar miss v tidak bau

PEMULIHAN PMS (PENYAKIT MENULAR SEKSUAL) SIFILIS MELALUI RESEP DOKTER ATAU ANTIBIOTIK
Penisilin (Penicillin G Procaine atau Procaine Benzylpenicillin) cukup berfungsi serta boleh dipergunakan sebagai penuntas PMS (penyakit menular seksual) sipilis primer ‘permulaan’ dan sekunder ‘selanjutnya’. Penisilin dominannya dimasukkan melalui suntikan, tersedia beberapa macam antibiotik yang lain di apotek seperti Tetrasiklin (Tetracycline), Eritromisin (Erythromycin), Ceftriaxon (Ceftriaxone), Doksisiklin (Doxycycline), Azithromicin (Azithromycin) yang juga berkhasiat menyudahi evolusi bakteri penyebab sifilis, jikalau anda yang ternyata tubuhnya bereaksi kurang baik pada penisilin

kelamin bengkak bernanah gatal vagina perih sakit setelah berhubungan

BISAKAH MENEGUK REBUSAN AIR DAUN SIRIH MERAH SEHABIS KONSUMSI OBAT APOTIK?
Tatkala penanganan, konsumsi rebusan air daun sirih merah bukan berarti soal yang menjadi pantangan secara mutlak. Tetapi sempitnya pengetahuan tentang kegunaan dan efek samping konsumsi air tadi terhadap pengobatan sebaiknya Anda respon dengan hati-hati. Supaya mengurangi kesan negatif maupun probabilitas (kemungkinan) kaitannya sama pengobatan yang bapak/ibu terapkan, lebih baik bapak/ibu beri jarak kisaran 2 hingga 3 jam antara konsumsi air rebusan piper batle (daun sirih) dengan minum obat. (Tanya Jawab Isk)

APAKAH BISA MENGOLES ATAU MEMINUM ALLIUM SATIVUM (BAWANG PUTIH) UNTUK PENANGANAN SIPILIS?
Allium sativum (bawang putih) termasuk tak berbahaya andai digunakan dengan proses dimakan maupun dijadikan suplemen, akan tetapi bawang putih yang mentah tidak diimbau buat dioleskan tepat pada permukaan kulit lantaran adanya konsekuensi yang mana menghasilkan iritasi berat, seyogyanya penderita tidak membalurkan bawang putih di kelamin, mengingat kemaluan ialah salah satu wilayah cukup sensitif dan paling rentan terjadi iritasi. Sejumlah mitos ada di publik semisal membalurkan bawang putih akan menyebabkan zakar kian besar atau memulihkan sifilis hingga detik ini belum terbukti kebenarannya menurut medis.

ADAKAH REKOMENDASI MAUPUN LARANGAN MAKANAN SAAT MENYEMBUHKAN PENYAKIT RAJASINGA
Secara pengamatan dari indikasi yang dirasakan semisal rasa panas waktu kencing dan keluar cairan seperti sperma yang berbau, situasi seperti ini biasanya berlaku terhadap PMS (penyakit menular seksual) gonore. Infeksi ini dipicu pula oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Adapun sifilis dan gonore tidak berhubungan dengan jenis makanan seperti makanan pedas, buah semangka, telor dan lainnya. Maka dari itu tidak ada larangan utama perihal makanan menurut medis. Cuma berbeda jika melakukan pengobatan dari De nature Indonesia tentu terdapat sejumlah larangan dan anjuran yang dapat diejawantahkan sesuai dengan pedoman dari spesialis herbal perusahaan.

JUJUR APA ADANYA DENGAN PASANGAN
Semisal bapak/ibu sudah clear mengalami penyakit rajasinga, secepat mungkin beritahu pasangan atau mantan suami atau istri dari bapak/ibu agar beliau bakal melaksanakan cek dan menerima penanganan. Tatkala bapak/ibu memandang rendah diri guna menyinggung penyakit tadi dengan pendamping hidup atau eks (mantan) suami/istri Anda, mintalah wejangan dari dokter (medikus) maupun balai pengobatan khusus penyakit alat vital. Lebih elok bagi Anda untuk memberi tahu suami/istri tentang PMS (penyakit menular seksual) sipilis. Bilamana penyakit itu tidak ditindaklanjuti dengan benar, pada akhirnya punya potensi merenggut nyawa seseorang. (Tanya Jawab Isk)

KOMPLIKASI LANTARAN SIFILIS
Sipilis punya potensi menciptakan sejumlah komplikasi semisal diabaikan tanpa menjalani terapi sama sekali, penyakit rajasinga dapat pula meningkatkan resultan kedatangan sejumlah penyakit yang terdiri dari:

  • Masalah jaringan tubuh, seperti stroke, meningitis, tuli, masalah organ penglihatan manusia, ‘mati pucuk’ (bahasa melayu), dan gangguan kantong urine.
  • Masalah jantung, misalnya pembesaran pembuluh nadi yang besar, aneurisma, masalah pembuluh darah, dan gangguan katup jantung.
  • Peradangan (infeksi) individu yang menderita sifilis dan acapkali gonta-ganti pasangan yang memperoleh impak terkena Human Immunodeficiency Virus 2 X lipat dari orang pada umumnya.
  • Masalah ‘buntingan’ dan fetus (janin). Perempuan mengandung yang positif sipilis punya peluang mencampurkan penyakit tersebut terhadap si kecil (bayi) yang ada di dalam perut ibunya.
  • Benjolan kecil atau guma, keadaan tersebut akan hadir atas indra peraba, tulang, serta organ tubuh yang mengambil sari makanan di dalam darah yang menghasilkan empedu ataupun organ lainnya.

PREVENTIF TERHADAP PMS (PENYAKIT MENULAR SEKSUAL) SIPILIS
1. Setia terhadap suami atau istri termasuk upaya terampuh buat menjaga diri dari infeksi sifilis. Penerapan kondom boleh dijalankan sebagai langkah pelindung alternatif dalam upaya mengurangi imbas penjalaran penyakit rajasinga, terkhusus di kelompok ‘perempuan malam’. Kendati demikian alat kontrasepsi tadi sekadar mencegah penyebaran infeksi. Sipilis masih bisa menjangkiti melalui seks oral , dimana itu dialami jikalau mulut bersinggungan langsung dengan lecet seperti sariwan pada organ intim laki-laki/perempuan yang sudah ketularan. (Tanya Jawab Isk)

2. Sungguh sangat perlu untuk menggunakan kondom pada waktu melakukan hubungan intim secara vaginal (lewat organ intim perempuan), maupun anal (anus). Gunakan dental dam (alat pelindung seks berupa karet elastis) bila melakukan seks oral (mulut), alat itu bertugas buat ‘pemisah’ antara mulut dan kemaluan, dengan begitu penjangkitan infeksi seksual dapat dihambat.

Suka tidak suka mesti menghindari hubungan seks secara oral (mulut), vagina (lewat organ intim perempuan), maupun anal (dubur) sampai terapi PMS (penyakit menular seksual) sifilis telah dijalankan, alasannya berisiko bagi saudara/saudari infeksinya kambuh kembali semisal berhubungan intim bersama orang yang mempunyai sekian banyak pasangan seksual atau malah Anda dapat mengirimkan (infeksi) peradangan pada orang lain.

Penyakit rajasinga dapat pula menjalar tanpa harus melalui hubungan sex. Sekiranya Anda pecandu narkoba suntik ataupun fans berat seni menggambar anggota tubuh misalnya menato dan menindik ‘alat pendengaran manusia’, maka hindarilah saling berjoin jarum suntik sama siapa pun, Anda direkomendasi supaya senantiasa memakai jarum yang sudah dibersihkan (aman).

Terimakasih telah mengunjungi halaman toko online resmi CV De nature indonesia dengan tema Tanya Jawab Isk, semoga semakin meningkatkan wawasan para pembaca terutama seputar penyakit menular seksual (PMS) kencing nanah dan rajasinga


Ditambahkan pada: 31 August 2019

Ulasan customer dinonaktifkan: Tanya Jawab Isk

Maaf, form ulasan customer dinonaktifkan untuk produk ini

SIDEBAR
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.